Subhanallah, Inilah Tanda-Tandanya Bahwa Kiamat Besar Telah Terjadi!

1 Comment Thursday, January 09, 2020
Subhanallah, Inilah Tanda-Tandanya Bahwa Kiamat Besar Telah Terjadi! - Sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk mengimani dengan adanya hari akhir atau disebut dengan kiamat (akhir zaman). Beriman kepada hari kiamat merupakan bagian dari rukun iman, lebih tepatnya ialah rukun iman pada urutan yang kelima dari enam rukun iman yang ada.

Apa itu Kiamat Besar Atau Kubra?

Tanda-Tanda Kiamat Besar Atau Kubra
Hari akhir atau yaumul qiyamah alias sering disebut kiamat kubra adalah waktu dimana seluruh mahkluk hidup (Manusia, Hewan, Tumbuhan) dan alam semesta yang Allah Swt. ciptakan akan dibinasakan atau dihancurkan semuanya. Kecuali atas kehendaknya maka akan tetap ada mahkluk yang masih hidup, seperti Malaikat, Jin dan Setan.

Kiamat besar seperti yang disebutkan oleh Rasulullah, tidak akan terjadi sebelum munculnya tanda-tanda yang besar. Tanda-tanda kiamat besar tersebut ialah dengan munculnya peristiwa-peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ada beberapa tanda datangnya hari kiamat sebagaimana yang diriwayatkan dari Hudzaifah bin Asid, Rasul bersabda:
“Sesungguhnya Kiamat tidak akan pernah terjadi hingga muncul sepuluh tanda (sebelumnya); penenggelaman yang terjadi di barat, penenggelaman yang terjadi di timur, dan (penenggelaman yang terjadi) di Jazirah Arab, asap, Dajjal, binatang bumi, Ya-juj dan Ma-juj, terbitnya matahari dari barat, api yang keluar dari jurang Adn yang menggiring manusia, (dan yang) kesepuluh turunya Isa bin Maryam.” (HR Muslim)

“Munculnya tanda-tanda (Kiamat) sebagiannya mengikuti bagian yang lain, saling mengikuti bagaikan mutiara pada sebuah rangkaian.”
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Ausath, dan perawinya adalah perawi ash-Shahiih selain ‘Abdullah bin Ahmad bin Hanbal dan Dawud az-Zahrani, keduanya tsiqah.” Majmaa’uz Zawaa-id (VII/331)

Urutan Tanda-Tanda Kiamat Besar (Kubra) Menurut Islam Dan Penjelasannya


1. Kemunculan Dajjal

Sosok Dajjal
Tanda pertama dari datangnya hari kiamat adalah dengan munculnya Dajjal. Sebagaimana yang telah diriwayatkan dalam hadits sabda Rasulullah:
“Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat yang fitnahnya lebih besar daripada Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946)

Dajjal merupakan hanyalah seorang manusia biasa yang membawa fitnah terbesar di muka bumi, yaitu dengan mengaku sebagai tuhan atau Allah. Namun dia diberi kekuatan oleh Allah Swt. untuk mengendalikan beberapa hal, di antaranya ialah mampu menurunkan hujan, menghidupkan orang yang sudah mati, mengelilingi dunia dalam sekejap dan kekuatan yang tidak dimiliki oleh manusia lainnya.

Dajjal memiliki fisik seperti orang biasa, namun mata kanannya buta alias cacat layaknya setelah terkena luka sehingga tampak benjol seperti buah anggur, terdapat tulisan kafir pada dahinya namun hanya orang-orang beriman yang bisa melihat tulisan tersebut.

"Pada suatu hari Rasulullah menyebutkan tentang Dajjal kepada manusia dan beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta‟ala tidak buta, ketahuilah bahwa Al-Masih Dajjal buta mata kanan(nya) seperti anggur yang timbul.” (HR Bukhari)

Tempat munculnya Dajjal juga pernah dijelaskan pada hadits berikut:
”Dia akan keluar di antara Syam dan Iraq dan akan membuat kerusakan ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba Allah teguhlah kalian.” Kami bertanya, ”Wahai Rasulullah, berapa lama ia tinggal di bumi?” Beliau bersabda, ”Empat puluh hari; sehari seperti satu tahun, sehari seperti satu bulan, sehari seperti satu Jum‟at, dan hari-hari lainnya seperti hari-hari (biasa) kalian.” (HR Muslim)

2. Turunnya Nabi Isa As

Setelah datangnya Dajjal di muka bumi untuk membuat kerusakan, maka setelah itu akan datang Nabi Isa As. turun dari atas langit yang dibawa oleh dua malaikat.

Perlu diingat bahwa Nabi Isa As tidak pernah sekalipun disalib oleh bangsa romawi, melainkan seseorang bernama Yudas Iskariot yang merupakan salah satu murid Nabi Isa As yang berkhianat sehingga Allah Swt. menyerupakan dia dengan wajah Nabi Isa As, lalu Allah Swt. mengangkat Nabi Isa As ke langit.

Turunnya Nabi Isa As ke bumi adalah untuk menghancurkan salib dan menunjukkan bahwa dia tidak pernah disalib. Selain itu dia juga mengajak semua umat manusia untuk masuk kedalam agama Islam.

“Tidak ada nabi antara aku dengan Nabi Isa– dan dia pasti turun, dan bila kamu melihatnya maka kenalilah dia. Seorang lelaki yang tingginya sedang, agak putih kemerahan, dengan dua pakaian yang berwarna agak kuning, seakan-akan kepalanya meneteskan air, walaupun tidak basah.
Lalu ia memerangi manusia agar masuk Islam, menghancurkan salib, membunuh babi, menghilangkan jizyah, dan pada masanya, Allah hancurkan agama-agama seluruhnya kecuali Islam, dan dia membunuh Al-Masih Ad-Dajjal, lalu dia tinggal di bumi selama 40 tahun. Kemudian dia wafat lalu kaum muslimin menyalatinya.” (HR. Ahmad)

Selain itu, dia juga akan memerangi atau membunuh Dajjal beserta para pengikutnya alias orang-orang yahudi yang telah menjadi bala tentaranya.
“Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku.
Sesungguhnya Rabb kalian ‘azza wajalla tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbahan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu.
Pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota palestina di pintu Lud.”
Sesekali Abu Daud berkata, “Hingga Dajjal datang (tiba) di palestina di pintu Lud, lalu Isa ‘alaihis salam turun dan membunuhnya, kemudian Isa ‘alaihis salam tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil.” (HR. Ahmad)

3. Keluarnya Yajuj Dan Majuj

Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum manusia yang berpostur tidak biasa, dia juga termasuk keturunan dari Nabi Adam As. Dahulu, Raja Zulkarnain yang berasal dari masa kenabian Ibrahim, dan telah menggantikan raja Namrud, dia membangun sebuah dinding raksasa supaya Yajuj dan Majuj tidak dapat keluar untuk melewatinya karena kaum ini sering mengganggu kaum lainnya yang tinggal disekitarnya.

Sampai saat ini mereka masih akan tetap hidup dan berusaha menembus dinding tersebut dengan cara melubanginya. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut.

“(Yajuj dan Majuj) melubanginya setiap hari hingga ketika mereka hampir saja melubanginya, maka (pemimpin) di antara mereka berkata, “Kembalilah, kalian akan (kembali) melubanginya besok.”
Kemudian Allah mengembalikannya kokoh seperti semula hingga ketika telah tiba waktunya dan Allah berkehendak untuk mengutus mereka kepada manusia, maka (pemimpin) mereka berkata, “Kembalilah, kalian akan (kembali) melubanginya besok, insya Allah (jika Allah menghendaki).”
Ia mengucapkan istitsna (insya Allah). Maka keesokan harinya mereka kembali dan mendapati dinding tersebut dalam tetap keadaan seperti ketika mereka tinggalkan. Akhirnya mereka dapat melubanginya dan keluar di tengah-tengah manusia, lalu mereka meminum air dan manusia lari dari mereka.” (HR. Tirmidzi)

Pada hari kiamat dinding tersebut telah hancur lalu kaum Yajuj dan Majuj akan menuruni gunung dan menghancurkan segala sesuatu yang mereka lewati termasuk membunuh manusia.
Baca juga:

4. Munculnya Dukhan

Tanda-tanda kiamat selanjutnya adalah dengan munculnya Dukhan yaitu sebuah kabut atau asap yang mampu mematikan manusia, hal itu telah disebutkan dalam firman Allah SWT dalam ayat berikut.

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍيَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata. Yang meliputi manusia, inilah siksa yang pedih.” (QS. Ad-Dukhan : 10 – 11)

5. Matahari Terbit Dari Arah Barat

Matahari setiap hari terbit dari sebelah timur, namun atas perintah Allah Swt. pada hari kiamat nanti matahari akan terbit dari arah sebaliknya yakni dari arah barat.

Apabila hal itu terjadi, maka semua amalan untuk pintu taubat bagi umat manusia akan ditutup dan tidak ada ampunan lagi sebagaimana hadits Rasulullah SAW berikut ini:
“Tidak akan terjadi Hari Kiamat hingga matahari terbit dari barat. Ketika (manusia) menyaksikan matahari terbit dari barat, (maka) semua manusia akan beriman. Pada hari tersebut tidak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau ia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” (HR Bukhari)

6. Terjadinya Penenggelaman Di Tiga Bagian Bumi

Pada hari kiamat akan terjadi penenggelaman daratan dimuka bumi yang meliputi bagian bumi bagian barat, timur serta jazirah arab. Meskipun hal tersebut belum terjadi hingga saat ini, namun ada hadits yang menjelaskan.
“Sepeninggalku akan terjadi penenggelaman di timur, penenggelaman di barat, dan penenggelaman di Jazirah Arab.” Aku bertanya, “Apakah bumi akan ditenggelamkan sementara di dalamnya ada orang-orang yang shalih?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya, “Jika penduduknya sudah banyak melakukan kefasikan dan kekejian.” (HR. Ath-Thabrani)

7. Munculnya Dabbah

Dabbah merupakan sebuah hewan melata raksasa yang keluar dari perut bumi, kemunculannya yaitu untuk menandai wajah semua umat manusia untuk membedakan antara orang yang beriman dengan orang kafir pada hidung mereka.
“Apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami akan keluarkan seekor dabbah (binatang) dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesunggguhnya manusia dulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml: 82)

8. Keluarnya Api Dari Perut Bumi

Tanda-tanda selanjutnya dari peristiwa hari kiamat besar adalah keluarnya api dari perut bumi yang akan mengumpulkan semua umat manusia ke negeri Syam. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini
“Wahai Rasulullah! Apa yang engkau perintahkan kepada kami?” Beliau menjawab, “Hendaklah kalian berkumpul di Syam.”(HR. Al-Imam Ahmad dan at-Tirmidzi)

9. Ditiupnya Sangkakala

Peristiwa terakhir dari hari kiamat ialah saat Malaikat Israfil meniup sangkakala ata terompet sebagai tanda kiamat. Tiupan terompet tersebut akan ditiup sebanyak tiga kali, setiap tiupan ada kejadian besar seperti yang diterangkan dalam hadits ini:
“Israfil meniup sangkakala tiga tiupan. Tiupan yang pertama adalah yang mengejutkan. Tiupan yang kedua adalah yang mematikan. Sedangkan tiupan ketiga adalah yang membangkitan (makhluk) menghadap Rabbul ‘alamin.”

Itulah penjelasan mengenai tanda-tanda besar saat hari Kiamat tiba seperti yang kita yakini sebagai umat muslim. Semoga dengan mengimani hari akhir kita akan selalu diberikan rahmat oleh Allah Swt untuk tetap berikhtiar di jalan yang benar agar tidak termasuk dalam golongan penghuni neraka.

1 comment:

  1. Astaghfirullah... memang benar skrg sudah masuk zaman ke-4 dari 5 zaman setelah wafatnya Nabi. Dan konon katanya Dajjal akan keluar pada zaman ke-4 ini.

    Masya Allah. Saya bacanya sampai deg2an mas. Saking ngeri dan takutnya. Apalah diri ini penuh dengan dosa serta maksiat, harus memperbanyak amal ibadah sebelum BENAR2 terjadi kiamat.

    Makasih banyak infonya mas. Bisa jadi pengingat saya ketika saya ingin melakukan maksiat

    ReplyDelete