Pengertian Rotasi Bulan Dan Revolusi Bulan Beserta Akibatnya

No Comment Tuesday, November 24, 2020
Pengertian Rotasi Bulan Dan Revolusi Bulan Beserta Akibatnya - Pernahkah kalian mengamati bulan? jika pernah, tentunya kalian sudah mengetahui bahwa bulan bergerak dengan 3 macam, yaitu dengan cara berotasi, berevolusi, serta berevolusi bersama bumi (menjadi satelit bumi).

Lalu apa saja yang dimaksud dengan rotasi bulan dan revolusi bulan? berikut ini adalah rangkumannya untuk menjelaskan fenomena tersebut.

Pengertian Rotasi Bulan Dan Revolusi Bulan Beserta Akibatnya Terhadap Kehidupan Di Bumi


A. Pengertian Rotasi Dan Revolusi Bulan

Pengertian Rotasi Bulan
Pengertian Rotasi Bulan Dan Akibatnya
Contoh gambar proses rotasi bulan | Giphy

Rotasi bulan adalah berputarnya bulan pada porosnya dari barat ke timur. Kala rotasi bulan atau waktu yang diperlukan bulan untuk melakukan sekali rotasi ialah 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik (dibulatkan menjadi 29,5 hari) atau 1 bulan.

Pengertian Revolusi Bulan
Pengertian Revolusi Bulan Dan Akibatnya
Contoh gambar proses revolusi bulan | Giphy @europeanspaceagency

Revolusi bulan adalah perputaran bulan untuk mengelilingi bumi melalui orbit yang berbentuk elips. Waktu yang diperlukan bulan untuk melakukan bumi sama dengan seperti 1 kali rotasi bulan, yaitu 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik (dibulatkan menjadi 29,5 hari) alias 1 bulan.

Revolusi Bulan Mengelilingi Matahari (Satelit Bumi)
Pengertian Revolusi Bulan Dan Bumi Beserta Akibatnya
Contoh gambar proses revolusi bulan dan bumi | Giphy @europeanspaceagency

Selain mengelilingi bumi, bulan juga mengelilingi matahari secara bersamaan dengan bumi. Waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi matahari ialah membutuhkan 12 kali revolusi bulan atau 1 kali revolusi bumi (1 tahun).

B. Dampak Atau Akibat Rotasi Dan Revolusi Bulan Terhadap Kehidupan Di Bumi


1. Pasang Surut Air Laut
Akibat revolusi bulan ternyata dapat mempengaruhi kondisi di bumi, salah satunya yakni terjadinya pasang surut air laut. Air laut di bumi yang menghadap ke bulan akan mengalami gelombang pasang (kenaikan) akibat gaya gravitasi bulan.

Sedangkan air laut di bumi yang tidak menghadap ke bulan akan mengalami gelombang surut (penurunan), sebab air laut tersebut di tarik ke laut yang menghadap ke bulan.

2. Terbentuknya Fase Bulan
Seperti yang kita ketahui bahwa bulan tidak dapat bersinar, dan bulan hanya dapat bercahaya akibat terkena pancaran sinar matahari.

Ternyata rotasi dan revolusi bulan juga menyebabkan terjadinya fase bulan. Fase bulan merupakan perubahan penampakan bulan akibat perpindahan lokasi bulan karena mengelilingi bumi, sehingga sinar matahari yang diterima bulan menghasilkan bentuk pantulan cahaya berbeda-beda.

Fase bulan dibagi menjadi 4 bagian, yakni:
  1. Fase Bulan Mati : sebuah fase yang dimana bulan tidak dapat terlihat dari bumi, karena sinar matahari yang diterima bulan terhalang oleh bumi sepenuhnya.
  2. Fase Bulan Sabit : penampakan bulan akan terlihat seperti bentuk sabit, bentuk bulan sabit akan terus membesar setiap hari hingga menjadi bulan separuh.
  3. Fase Bulan Separuh : pada fase ini bulan akan terlihat seperti terbelah karena hanya akan tampak bagian separuhnya saja. Hal ini disebabkan karena kita dapat melihat bagian sisi terang dan sisi gelap bulan dari bumi.
  4. Fase Bulan Tiga Perempat dan Bulan Penuh : sebuah fase bulan yang tampak sepenuhnya karena sisi bulan yang terkena sinar matahari seutuhnya menghadap ke bumi. Fenomena ini biasa disebut dengan bulan purnama.

3. Penanggalan Kalender Hijriyah
Dampak rotasi dan revolusi bulan dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menentukan waktu, khususnya bagi umat muslim yang menerapkan penanggalan kalender hijriyah mereka menghitung jumlah hari berdasarkan revolusi bulan.

Jumlah hari dalam kalender hijriyah setiap bulannya ada 29 atau 30 hari. Sehingga jumlah hari dalam kalender 1 tahun hijriyah 11 hari lebih cepat atau lebih maju dari kalender tahun mesehi. Oleh sebab itu umat islam selalu menentukan bulan ramadhan, syawal dan peringatan hari besar islam lainnya berdasarkan hilal.

4. Fenomena Gerhana Bulan
Gerhana bulan adalah peristiwa yang terjadi apabila Matahari, Bumi dan Bulan berada di posisi yang sejajar atau garis lurus. Dan posisi Bumi harus terletak di antara Matahari dan Bulan.

Karena posisi bulan yang berada di belakang bumi, maka sinar matahari yang diterima oleh bulan akan terhalang oleh bumi. Sehingga bulan berada di dalam bayang-bayang bumi, yang memiliki dua macam bayangan yaitu umbra dan penumbra.

5. Fenomena Gerhana Matahari
Gerhana matahari adalah peristiwa yang terjadi ketika Matahari, Bulan dan Bumi berada di posisi yang sejajar atau garis lurus. Dan posisi Bulan harus berada di antara Matahari dan Bumi.

Karena posisi bulan yang berada di antara matahari dan bumi, maka sinar matahari yang diterima oleh bumi akan dihalangi bulan. Sehingga ada bagian bumi yang terkena bayang-bayang dari bulan.

Penampakan gerhana matahari memiliki 4 macam, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari cincin, gerhana matahari sebagian, dan gerhana matahari hibrid.

Manfaat Rotasi Dan Revolusi Bulan Terhadap Kehidupan Di Bumi Adalah

  1. Untuk memprediksi gelombang atau pasang surut air laut.
  2. Memprediksi terjadinya fenomena gerhana matahari dan gerhana bulan di masa depan.
  3. Penentuan waktu Puasa Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha.

Cukup sekian isi rangkuman tentang Pengertian Rotasi Bulan Dan Revolusi Bulan Beserta Akibatnya. Semoga informasi bisa bermanfaat.

Comments