Pengertian Dan Contoh Kata Bilangan Dalam Bahasa Indonesia

No Comment Monday, February 15, 2021
Pengertian Dan Contoh Kata Bilangan Dalam Bahasa Indonesia - Setelah kita membahas artikel yang berisi tentang kata benda, kata sifat, kata ganti, kata kerja dan juga kata keterangan dalam pelajaran bahasa indonesia. Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai pengertian jenis jenis kata bilangan dan contohnya.

Pengertian Macam Macam Kata Bilangan Dan Contoh Kata Bilangan Dalam Bahasa Indonesia Lengkap

Pengertian Dan Contoh Kata Bilangan Dalam Bahasa Indonesia
Contoh penulisan kata bilangan bahasa indonesia

Pengertian Kata Bilangan (Numeralia)

Numeralia atau kata bilangan adalah sebuah kelas kata yang dipakai untuk menyatakan jumlah benda ataupun urutan dalam suatu deretan. Di sisi lain, kata numeralia juga dapat diartikan sebagai bilangan atau kuantitas. Selain itu kata bilangan dibagi menjadi dua jenis, yaitu kata bilangan tentu dan kata bilangan tak tentu.

Baca juga:

 

Pengertian Macam Macam Kata Bilangan Dan Contohnya


1. Kata Bilangan Tentu (Takrif)

Kata bilangan tentu alias takrif merupakan sebuah jenis kata bilangan yang digunakan untuk menyatakan jumlah benda yang sudah diketahui dengan pasti. Kata bilangan takrif dibagi menjadi dua bagian, yakni kata bilangan utama dan kata bilangan tingkat.

A. Kata Bilangan Utama (Kardinal)
Kata bilangan utama atau numeralia utama digunakan untuk menegaskan kata bilangan dalam bentuk sebuah angka. Selain itu kata bilangan utama juga dibagi menjadi tiga kategori, yakni kata bilangan penuh, pecahan, dan gugus.

Contoh kata bilangan utama yakni "satu, dua, tiga, setengah, sepertiga, seperempat, satu lusin, satu abad" dan sejenisnya.

Kata Bilangan Penuh
Kata bilangan penuh adalah bentuk kata bilangan utama yang dipakai untuk menyatakan jumlah benda menggunakan kata yang dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari kata lainnya.

Contoh kata bilangan penuh ialah seperti "satu, dua, tiga, sepuluh, seratus, seribu, sepuluh ribu, seratus ribu, satu juta" dan seterusnya.

Contoh kalimat yang menggunakan kata bilangan penuh:
  • Sudah satu jam aku menunggu, namun dia masih belum datang juga.
  • Dia merasa kekenyangan setelah menghabiskan tiga mangkuk bakso.
  • Doni meminjam uang kepada temannya sebesar lima puluh ribu rupiah.
  • Kekayaan Pak Abbas ditaksir mencapai tiga ratus miliar rupiah.

Kata Bilangan Pecahan
Kata bilangan pecahan ialah sebuah bentuk kata bilangan utama yang terdiri dari kata pembilang dan penyebut, serta biasanya ditambahi dengan kata "per".

Contoh kata bilangan pecahan yaitu "1/2 (dibaca: setengah/separuh), 1/3 (sepertiga), 1/4 (seperempat), 2/3 (dua pertiga), 3/7 (tiga pertujuh)" dan sejenisnya.

Contoh kalimat yang menggunakan kata bilangan pecahan:
  • Sudah setengah tahun dia pergi dari rumah tanpa memberi kabar.
  • Ibu menyuruh adik membeli gula seperempat kilogram di toko.
  • Dua pertiga luas tanah itu ialah milik Kakek.
  • Minyak goreng cadangan di dapur kini tersisa tiga perempat liter.

Kata Bilangan Gugus
Kata bilangan gugus merupakan salah satu macam kata bilangan utama yang dipakai untuk menyebutkan kelompok jumlah dari suatu benda atau hal lainnya.

Contoh kata bilangan gugus yaitu:
  • 1 lusin = 12 buah.
  • 1 gross = 12 lusin.
  • 1 kodi = 20 buah.
  • 1 semester = 6 bulan.
  • 1 pekan = 7 hari.
  • 1 windu = 8 tahun.
  • 1 dekade = 10 tahun.
  • 1 abad = 100 tahun.
  • 1 milenium = 1000 tahun.

Contoh kalimat yang menggunakan kata bilangan gugus:
  • Pak Budi membeli 1 lusin buku tulis.
  • Mulai besok kita akan memasuki liburan sekolah selama 2 pekan.
  • Pak Dani telah bekerja sebagai pilot selama 2 dekade.

B. Kata Bilangan Tingkat (Ordinal)
Kata bilangan tingkat atau numeralia tingkat digunakan untuk menegaskan kata bilangan dalam bentuk sebuah urutan atau tingkatan tertentu. Biasanya kata bilangan tingkat memakai struktur kalimat "ke + numeralia".

Contoh kata bilangan tingkat: pertama, kedua, ketiga, keempat, kelimat, dan seterusnya.

Contoh kalimat yang menggunakan kata bilangan tingkat dalam bahasa indonesia:
  • Pertama: Farida memperoleh peringkat pertama di kelasnya.
  • Kedua: Kedua bersaudara itu sangat akur.
  • Ketiga: Dia merupakan anak ketiga dari keluarga Pak Soleh.

2. Kata Bilangan Tak Tentu (Tak Takrif)

Kata bilangan tentu alias takrif merupakan sebuah jenis kata bilangan yang digunakan untuk menyatakan jumlah benda yang belum diketahui dengan pasti akan satuannya atau jumlahnya. 

Contoh kata bilangan tak tentu di antaranya adalah "segenap, seluruh, sebagian, beberapa, banyak, sedikit" dan semacamnya.

5 Contoh kalimat yang menggunakan kata bilangan tak tentu:
  1. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih buta huruf.
  2. Para prajurit pemberani itu berjuang dengan segenap jiwa.
  3. Tambahkan sedikit gula pada adonan tersebut supaya rasanya tidak hambar.
  4. Masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat dari olahraga pagi untuk kesehatan tubuh.
  5. Beberapa mahasiswa masih kesulitan dalam mengoperasikan sebuah komputer.

Kata Bantu Bilangan

Kata bantu bilangan merupakan sebuah kata pelengkap yang berguna untuk membentuk satuan dari suatu objek. Kata bantu bilangan biasanya memakai struktur "se + objek". Contoh kata bantu bilangan yakni "seorang, sebatang, secarik, sepotong, seekor, sebuah".

5 Contoh kalimat yang memakai kata bantu bilang.
  1. Sebatang pohon jati tumbang di tengah jalan desa.
  2. Saya selalu mimum segelas susu di pagi dan malam hari.
  3. Farida selalu mengirim sepucuk surat kepada saya setiap bulan.
  4. Adik membeli empat ekor ikan hias di pasar.
  5. Dia sering memberikan sebungkus makanan kepada para tukang sapu jalanan.

Itulah materi pembahasan seputar Pengertian Macam Macam Kata Bilangan Dan Contoh Kata Bilangan Dalam Bahasa Indonesia yang diulas secara lengkap.

Comments