Pengertian Dan Contoh Kata Ganti Dalam Bahasa Indonesia Lengkap

No Comment Wednesday, February 10, 2021
Pengertian Dan Contoh Kata Ganti Dalam Bahasa Indonesia Lengkap - Tahukah kalian bahwa percakapan yang kita lakukan sehari-hari seringkali memakai kata ganti baik secara sadar ataupun tidak sadar. Contohnya saja saat kita sedang membahas seseorang, kita tidak menyebutkan nama aslinya melainkan menggunakan kata ganti.

Dan pada kesempatan kali ini kita akan lebih fokus untuk membahas tentang pengertian kata ganti dan contohnya yang dapat kalian simak melalui artikel berikut.

Pengertian Macam Macam Kata Ganti Dan Contoh Kata Ganti Dalam Bahasa Indonesia Lengkap

Pengertian Dan Contoh Kata Ganti Dalam Bahasa Indonesia Lengkap
Mempelajari macam macam kata ganti dan contohnya | Pixabay @AnnieSpratt


Pengertian Kata Ganti (Pronomina)

Pengertian kata ganti atau pronomina adalah sebuah jenis kelas kata yang dipakai untuk menggantikan sebuah benda atau seseorang yang tidak disebut secara langsung.

Tujuan dari penerapan kata ganti yaitu supaya bentuk kalimat tersebut menjadi lebih efisien dan efektif serta tidak bertele-tele.

Ciri Ciri Kata Ganti (Pronomina)

  • Kata ganti biasanya digunakan sebagai pengganti subjek atau objek, namun masih ada kemungkinan juga sebagai pengganti predikat.
  • Kata ganti tidak bersifat tetap, sehingga terus berubah-ubah tergantung pada siapa yang ingin/sedang dibicarakan.
  • Umumnya dipakai untuk menyesuikan dengan konteks kalimat.

Pengertian Macam Macam Kata Ganti Beserta Contohnya


1. Kata Ganti Orang (Pronomina Persona)
Pengertian kata ganti orang adalah sebuah kata ganti yang digunakan untuk mengganti kata benda orang, nama orang, dan hal lainnya yang dipersonifikasikan.

Kata ganti orang dibagi menjadi 3 kategori, yakni kata ganti orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga. Selain itu setiap kategori dibagi menjadi 2 bagian yakni kata ganti tunggal dan jamak.

a. Kata Ganti Orang Pertama
Kata ganti orang pertama dipakai untuk seseorang yang menjadi tokoh/pelaku utama pada kalimat tersebut.

Kata ganti orang pertama tunggal selalu menggunakan kata "saya, aku". Sedangkan untuk yang jamak memakai kata ganti "kami, kita".

Contoh kata ganti orang pertama tunggal:
  • Saya: Saya tidak akan pernah mengkhianati teman-temanku.
  • Aku: Aku akan terus berusaha untuk meraih cita-citaku.

Contoh kata ganti orang pertama ganda:
  • Kami: Kami akan selalu menantikan kehadiranmu disini.
  • Kita: Kita akan selalu bersama hingga maut memisahkan kita.

b. Kata Ganti Orang Kedua 
Kata ganti orang kedua dipakai untuk seseorang yang menjadi lawan bicara atau terlibat dengan tokoh/pelaku utama dalam kalimat tersebut.

Kata ganti orang kedua tunggal menggunakan kata ganti "anda, kamu". Sedangkan untuk kata ganti jamak memakai "kalian".

Contoh kata ganti orang kedua tunggal:
  • Anda: Anda tidak perlu repot-repot datang kemari.
  • Kamu: Apakah kamu baik-baik saja?.

Contoh kata ganti orang kedua ganda:
  • Kalian: Kalian tidak diperkenankan memasuki ruangan ini sebelum mendapat izin dari bos.

c. Kata Ganti Orang Ketiga
Kata ganti orang ketiga biasa digunakan sebagai kata ganti pada seseorang yang tidak terlibat langsung dengan tokoh/pelaku utama dalam kalimat tersebut.

Kata ganti orang ketiga yang bersifat tunggal selalu menggunakan kata "dia, ia, beliau". Sedangkan untuk jamak menggunakan "mereka".

Contoh kata ganti orang ketiga tunggal:
  • Dia: Aku tidak ingin bersama dia.
  • Beliau: Beliau akan datang kemari bersama asistennya.

Contoh kata ganti orang ketiga ganda:
  • Mereka: Mereka pasti akan kembali lagi.

2. Kata Ganti Kepemilikan/Kepunyaan (Pronomina Posesiva)
Maksud dari kata ganti kepemilikan/kepunyaan biasanya digunakan memberikan pernyataan atas kepemilikan atau kepunyaan terhadap suatu benda. Kata ganti kepemilikan menggunakan kata penghubung "ku, mu, nya" yang berada di sebuah akhir kata.

Contoh kata ganti kepemilikan/kepunyaan:
  • -ku: Ayahku baru beli mobil kemarin.
  • -mu: Bolehkah aku meminjam pensilmu?
  • -nya: Itu kan pensilnya Rani.

3. Kata Ganti Penunjuk (Pronomina Demonstrativa)
Makna dari kata ganti penunjuk merupakan sebuah jenis kata ganti yang dipakai untuk menunjukkan suatu lokasi, benda ataupun suatu hal tertentu.

Selain itu kata ganti penunjuk juga disebut dengan nama pronomina demonstrativa. Kata ganti penunjuk ini dibagi menjadi 3 macam, yakni penunjuk umum, tempat, dan hal tertentu.

Penggunaan kata ganti penunjuk umum: ini, itu.
Penggunaan kata ganti penunjuk tempat: sana, sini, situ, di sana, di sini, di situ, ke sana, ke sini, ke situ.
Penggunaan kata ganti penunjuk hal tertentu: begini, begitu.

5 contoh kalimat kata ganti penunjuk:
  • Itu: Saya dengar kata warga kalau rumah itu sangat angker.
  • Di sini: Udara di sini sangat sejuk sekali.
  • Ke sana: Ayo kita pergi ke sana!
  • Begitu: Begitu dia datang kemari, kita akan langsung mengejutkannya.

4. Kata Ganti Penanya (Pronomina Interogativa)
Arti dari kata ganti penanya atau pronomina interogativa yaitu sebuah kata ganti yang digunakan untuk menanyakan sebuah benda, waktu, tempat, orang ataupun keadaan guna mendapatkan sebuah informasi dari orang yang ditanyai (narasumber).

Kata ganti penanya benda menggunakan kata "apa".
Kata ganti penanya waktu menggunakan kata "kapan".
Kata ganti penanya tempat menggunakan kata "dimana, kemana".
Kata ganti penanya orang menggunakan kata "siapa".
Kata ganti penanya keadaan menggunakan kata "bagaimana, kenapa, mengapa".

Contoh kata ganti penanya:
  • Apa: Apa dia baik-baik saja?
  • Kapan: Kapan kita akan mengadakan reuni lagi?
  • Dimana: Dimana lokasi kejadian itu berlangsung?
  • Siapa: Siapa mereka sebenarnya, kok saya tidak pernah melihat mereka?
  • Bagaimana: Bagaimana kabarmu hari ini?

5. Kata Ganti Penghubung (Pronomina Relativa)
Pengertian kata ganti penghubung alias pronomina relativa adalah jenis kata ganti yang berfungsi untuk menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat.

Contoh kata ganti penghubung dalam kalimat bahasa indonesia:
  • Ibu selalu memasak makanan yang lezat.
  • Aduh gawat, buku yang kupinjam kemarin kini telah hilang.
  • Siapa yang berjalan bersamamu kemarin?

6. Kata Ganti Tak Tentu
Kata ganti tak tentu biasanya digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang informasinya masih belum diketahui dengan pasti atau belum jelas kebenarannya.

Untuk cara penggunaan kata ganti tak tentu biasanya memakai kata "sesuatu, seseorang, barang siapa, masing-masing, para".

5 contoh kalimat kata ganti tak tentu:
  • Sesuatu: Kita harus melakukan sesuatu supaya dapat keluar dari masalah ini.
  • Seseorang: Sepertinya ada seseorang yang sedang mengawasimu dari kejauhan.
  • Barang siapa: Barang siapa yang telah melanggar peraturan tersebut, maka dia akan mendapatkan hukuman yang setimpal.
  • Masing-masing: Masing-masing dari kita harus berpencar untuk mencari barang tersebut.
  • Para: Para siswa diharapkan untuk segera berkumpul di aula sekolah.

7. Kata Ganti Intratekstual Dan Ekstratekstual
Intratekstual dan ekstratekstual merupakan dua jenis kata ganti (pronomina) yang berkaitan dengan kata benda yang digantikannya pada sebuah kalimat bahasa indonesia.

Pronomina intratekstual ialah kata ganti yang dipakai untuk menggantikan kata benda yang ada di dalam sebuah kalimat tersebut. Sedangkan pronomina ekstratekstual dipakai untuk menggantikan kata benda yang ada di luar kalimat.

Contoh kata ganti intratekstual:
  • Farida adalah asisten baru saya, dan dia juga sangat profesional dalam bekerja. - (kata ganti dia menggantikan kata benda yang ada di dalam kalimat tersebut, yakni Farida).
  • Jika kamu ingin berkunjung ke rumahnya Roni, aku juga mau ikut ke sana. - (kata ganti ke sana menggantikan kata benda yang ada di dalam kalimat tersebut, yakni rumahnya Roni).
  • Firda merupakan anak yang sangat berprestasi meskipun ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. - ia
  • Dengan kemampuan bela dirinya, ia telah menjadi manusia terkuat. - ia
  • Dia bekerja sangat keras untuk menafkahi keluarganya. - nya
  • Sebagai kakak tertua, kamu harus bisa menjaga adik-adikmu! - mu
  • Jika kamu ingin dihargai, maka perbaiki sikapmu terlebih dulu! - mu

Contoh kata ganti ekstratekstual:
  • Bukankah ini terlalu berlebihan? - (kata ganti ini menggantikan kata benda yang tidak ada di dalam kalimat tersebut, sehingga keadaan/kondisi dalam kalimat tersebut tidak dapat menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi).
  • Oleh sebab itu dia sangat membencimu. - (kata ganti itu menggantikan kata benda yang tidak ada di dalam kalimat tersebut, sehingga penyebab ia dibenci orang lain belum diketahui).
  • Akan aku lakukan semua itu hanya untuk dirimu. - itu
  • Kamu jangan mengulanginya lagi. - nya
  • Semua perintahnya bersifat mutlak! - nya
  • Bukankah kamu sendiri yang telah melakukannya? - nya

Itulah artikel yang berisi tentang Pengertian Macam Macam Kata Ganti Dan Contoh Kata Ganti Dalam Bahasa Indonesia Lengkap. Semoga pembahasan tersebut dapat bermanfaat.

Comments