Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis Dan Contoh Pantun Lengkap

No Comment Wednesday, March 18, 2020
Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis Dan Contoh Pantun Lengkap - Pembahasan lengkap mengenai pengertian pantun, ciri-ciri pantun, jenis-jenis pantun dan berbagai macam contoh pantun beserta maknanya.
Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis Dan Contoh Pantun Lengkap

Pengertian Pantun

Pantun ialah merupakan salah satu dari jenis puisi lama dalam bahasa Nusantara dan Melayu. Pantun merupakan kata yang berasal dari kata "Patuntun", dalam bahasa Minangkabau yang berarti "petuntun". dalam bahasa Jawa dikenal "Parikan", dalam bahasa Sunda dikenal sebagai "Paparikan", dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai "Umpasa" (baca: uppasa).Pantun pada mulanya merupakan sebuah karya sastra dalam bentuk lisan namun sekarang dapat dijumpai juga pantun dalam bentuk tulisan/teks.

Umumnya setiap pantun tersusun dari empat barik (larik). Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata. Memiliki sajak atau rima dengan akhiran pola lafal a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a).

Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian:
1. Sampiran: adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam, kepercayaan, budaya dan biasanya tidak ada hubungan makna dengan bagian kedua atau isi pantun.
2. Isi: adalah bagian dari dua baris terakhir pantun yang merupakan tujuan untuk menyampaikan arti atau makna dari isi pantun tersebut.

Ciri Ciri Pantun

Pantun juga memiliki ciri-ciri atau karekteristik tersendiri sebagai aturannya, jika ciri-ciri tersebut tidak ada atau diubah maka pantun tersebut bisa saja menjadi salah satu puisi lama seperti gurindam, seloka dan lainnya.

  1. Satu bait terdiri dari 4 baris.
  2. Menggunakan sajak/rima a-b-a-b dan a-a-a-a.
  3. Setiap baris terdapat 8-12 suku kata.
  4. Baris pertama dan kedua sebagai sampiran pantun.
  5. Baris ketiga dan keempat sebagai isi pantun.


Berbagai Macam Jenis-Jenis Pantun Dan Maknanya


1. Pantun Jenaka
Pantun Jenaka merupakan pantun yang bertujuan untuk menghibur pendengar. Selain itu, pantun ini juga dijadikan sebagai media untuk menyindir dalam suasana akrab alias sebagai bahan candaan (guyonan) untuk mencairkan suasana, sehingga tidak menyinggung.

Contoh Pantun Jenaka
Menanam mangga dekat pohon salak (sampiran)
Jangan lupa disiram setiap hari (sampiran)
Adik tertawa terbahak-bahak (isi)
Melihat kucing menari-nari (isi)
Makna: Sang Adik merasa kegirangan karena terhibur melihat kucing yang sedang menari.

2. Pantun Nasehat
Pantun nasehat adalah sebuah pantun yang berisi anjuran, himbauan ataupun nasehat yang baiknya untuk dilaksanakan.

Contoh Pantun Nasehat
Malam-malam beli roti bakar (sampiran)
Belinya di toko depan (sampiran)
Selagi muda giatlah belajar (isi)
Supaya tidak menyesal di masa depan (isi)
Makna: Mumpung masih masih muda gunakanlah waktu luang untuk belajar supaya tidak rugi di masa mendatang.

3. Pantun Budi
Pantun budi yaitu pantun yang berisi tentang kesopanan, perilaku dan sikap seseorang.

Contoh Pantun Budi
Siapa yang memancing ikan (sampiran)
Jangan lupa makan ketan (sampiran)
Siapa yang menanam kebaikan (isi)
Akan dibalas dengan kebaikan (isi)
Makna: Orang yang berbuat baik pasti akan mendapatkan kebaikan.

Jika ikan banyak berduri
Hati-hati memakannya
Jika engkau suka memberi
Allah kan balas berlipat ganda.
Makna: Barangsiapa yang siapa yang memiliki sifat dermawan maka rezekinya akan ditambah.

4. Pantun Agama
Pantun agama adalah sebuah pantun yang isinya tentang hal-hal yang berkaitan dan berhubungan dengan kepercayaan atau keyakinan agama.

Contoh Pantun Agama
Pagi-pagi nonton televisi
Agar hati bisa terhibur
Apa gunanya berilmu tinggi
Tapi lupa untuk bersyukur
Makna: Tidak akan berguna orang yang berilmu tinggi (memiliki gelar) tapi mengkufuri nikmat dari Allah.

5. Pantun Percintaan
Pantun Percintaan ialah sebuah pantun yang berisi ungkapan rasa cinta dan kasih sayang.

Contoh Pantun Percintaan
Makan roti rasa stroberi
Rasanya pahit karena dicampur jamu
Resah hati setiap hari
Karena tak kuasa menahan rinduku padamu
Makna: Hati seseorang yang merasa tidak tenang karena lama tidak saling berjumpa.

Ke pasar membeli ayam cemani
Pulangnya ada orang yang bertamu
Jangankan meminta hati ini
Jiwa ragaku akan kupasrahkan untukmu
Makna: Seseorang yang rela memberikan apapun untuk kekasihnya demi menunjukkan cinta di hatinya (ya kayak mimin ini bucin :v).

6. Pantun Teka-Teki
Pantun teka-teki adalah pantun yang bertujuan untuk menyampaikan pertanyaan atau permainan tebak-tebakan.

Contoh Pantun Teka-Teki
Pergi ke mal sama pacar
Dia minta dibelikan coklat
Apa yang bisa didengar
Namun tidak bisa dilihat
Jawaban: Suara, karena suara bisa didengar namun tidak dapat dilihat.

7. Pantun Anak-Anak

Contoh Pantun Anak-Anak
Pagi hari baca koran
Baca berita orang hilang
Bermain kejar-kejaran
Badan sehat hati senang

Burung dara terbang melanglang
Hinggapnya di pucuk dedahanan
Setiap kali ayah pulang
Selalu saja ada makanan

Comments