5 Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Oleh Pelamar Kerja Via Online

No Comment Wednesday, November 20, 2019
Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Oleh Pelamar Kerja Via Online - Melamar pekerjaan merupakan hal yang sangat mudah bagi orang yang profesional karena mereka sudah memiliki cukup banyak pengalaman dan seluk beluk di berbagai bidang pekerjaan.

Namun apalah daya bagi seorang anak muda yang baru lulus sekolah kemarin dan tidak memiliki pengalaman sama sekali, bahkan tidak mempunyai bekal keahlian atau keterampilan khusus yang menonjol, mungkin kalau orang yang seperti ini melamar kerja pasti akan selalu ditolak oleh semua perusahaan.

Maka dari itu pada postingan kali ini saya akan membeberkan beberapa ciri ciri kesalahan yang sering dilakukan oleh para pelamar kerja online Fresh Graduate, silahkan disimak baik baik setelah itu perbaiki kesalahan tersebut agar kalian dapat mendapatkan panggilan interview dan diterima kerja.

Kesalahan Fatal Ini Sangat Sering Dilakukan Para Fresh Graduate Saat Mengirim Surat Lamaran Kerja Via Online

5 Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Oleh Pelamar Kerja Via Online

1. Menggunakan Nama Lampiran Yang Tidak Relevan

Kesalahan fatal pertama yang mungkin saja terjadi adalah pada saat kalian melamar kerja adalah dengan memberi nama pada file lampiran tersebut sangat tidak relevan dengan data yang ada di dalamnya.

Pemberian nama pada file sangat penting, karena hal ini dapat memudahkan HRD untuk mengecek semua data agar lebih cepat. Contohnya saja jika kalian memberi nama file lampiran file_penting1.jpg untuk KTP, file_penting2.jpg untuk Ijazah maka nama tersebut sangat tidak cocok.

Jadi untuk penggunaan nama lampiran file yang baik dan benar adalah Nama kamu - Nama dokumen.jpg. Contohnya ialah Ahmad - KTP.jpg, Ahmad - Ijazah.jpg, Ahmad - CV.jpg, Ahmad - Surat lamaran.jpg. dan seterusnya.

2. Mengirim Email Seadanya

Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Oleh Pelamar Kerja Via Online adalah para pelamar kerja mengirim email dengan apa adanya alias seadanya. Ini yang membuat HRD malas dan mengabaikan email kalian karena pihak perusahaan menganggap bahwa kalian tidak serius dalam melamar kerja.

Jadi kalau kalian ingin mengirim surat lamaran kerja via email dengan baik dan benar, maka kalian wajib mengisi Subjek E-mail sesuai dengan kode dari perushaan.

Contoh perusahaan tersebut menyuruh kalian untuk mengisi posisi jabatan di subjek email, jadi kodenya seperti berikut Operator Produksi - PT. Digital Printing Indonesia Tbk.

Selain itu isi pesan email dengan kalimat pengantar yang sopan dan menggunakan bahasa formal pada kalimat pembuka, maksud dan tujuan email lamaran kamu, dan kalimat penutup, setelah itu baru lampirkan semua file penting yang ingin kamu kirim ke perusahaan.

3. Ukuran File Terlalu Besar

Tahukah kalian bahwa setiap perusahaan memberikan ketentuan atau persayaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar kerja. Contohnya ialah pihak perusahaan biasanya membatasi ukuran file lamaran kerja harus kurang dari 2 MB, bahkan ada perusahaan yang mengharuskan untuk mengirim file hanya kurang dari 1 MB.

Maka dari itu, jika file surat lamaran kerja kalian melampirkan banyak sekali berkas berkas seperti Ijazah, SKCK, sertifikat prestasi dan lain lain, lebih kalian mengkonversinya kedalam bentuk file winrar atau winzip agar filenya tertata rapi ukuran file tersebut menjadi lebih kecil.

4. Banyak Kalimat Yang Typo Pada Surat Lamaran Dan CV

Jika kamu sudah mengirim banyak surat lamaran kerja via online tapi tak kunjung dapat panggilan, maka bisa jadi surat lamaran dan daftar riwayat hidup yang telah kamu buat itu memiliki banyak kesalahan akibat typo alias salah ketik.

Karena kesalahan kamu akan dianggap kurang profesional, tidak mengenal tanda baca, memiliki pemahaman yang lemah dan bahkan kamu dianggap tidak bersungguh sungguh dalam mencapai karirmu. Model lamaran kerja seperti inilah yang sering mendapat penolakan dari HRD.

5. Surat Lamaran Dan CV Yang Kurang Menarik

Kesalahan Fatal Saat Melamar Kerja Via Online selanjutnya yaitu terletak pada Job Application dan CV yang kamu buat tidak dapat menarik perhatian HRD, sehingga mereka sering mengabaikannya.

Hal itu biasanya dikarenakan kamu tidak bisa menata atau membuat layout CV yang rapi, dan kamu juga menggunakan font yang sulit untuk untuk dibaca dan ukurannya sangat kecil, bahkan desain CV kamu terlalu banyak warna sehingga CV kamu terlihat kurang profesional.

Jadi jika kamu tidak bisa membuat CV yang profesional, alangkah baiknya kamu melihat tutorial di blog atau youtube untuk mencontohnya, dan jika masih kesulitan maka pakai saja Jasa Pembuatan CV Dan Job Application di internet.

Baca juga:

Itulah beberapa Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Oleh Pelamar Kerja Via Online yang menjadi alasan mengapa kalian tidak pernah dipanggil interview oleh perusahaan.

Jadi sebelum melamar pekerjaan secara online pastikan dirimu telah menyiapkan sepenuhnya agar tidak mengulangi kesalahan yang telah terjadi.

Comments