Bulu Tangkis (Badminton): Pengertian, Peraturan Dan Teknik Dasar

No Comment Wednesday, April 08, 2020
Permainan Bulu Tangkis (Badminton): Pengertian, Peraturan Dan Teknik Dasar (Lengkap) - Materi sekolah dan pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) tentang pembahasan lengkap mengenai pengertian, peraturan dan teknik dasar pada permainan olahraga bulu tangkis alias badminton.
Permainan Bulu Tangkis (Badminton): Pengertian, Peraturan Dan Teknik Dasar (Lengkap)

Pengertian Permainan Bulu Tangkis (Badminton)

Permainan bulu tangkis atau dulunya yang akrab disebut dengan nama badminton, hal ini dikarenakan merujuk pada pengertiannya yang secara harfiah kata Bulu dan Tangkis. Kata Bulu berasal dari kata Kok (shuttlecock), sedangkan kata Tangkis yang artinya memukul atau menangkis.

Jadi maksud dari permainan ini adalah menangkis atau memukul kok (shuttlecock) tersebut agar jatuh di daerah lawan untuk mendapatkan poin dan kemenangan.

Permainan bulu tangkis juga termasuk kedalam cabang olahraga yang terdaftar di kompetisi tingkat Nasional dan Internasional, jadi tak heran permainan yang satu ini menjadi salah satu olahraga yang populer.

Peraturan Permainan Bulu Tangkis (Badminton)

Dalam permainan olahraga bulu tangkis juga diterapkan adanya peraturan untuk menentukan siapa pemain yang berhak memperoleh kemenangan. Peraturan tersebut telah dibuat dan disepakati oleh Badminton World Federation (BWF) alias Persatuan Federasi Bulu Tangkis Tingkat Internasional. Berikut ini adalah contohnya:

1. Peraturan Penilaian
Peraturan Penilaian adalah suatu peraturan badminton untuk menentukan tim yang berhak untuk memperoleh angka.
  • Untuk memenangkan setiap satu ronde atau babak permainan bulu tangkis harus memperoleh nilai angka 21 dan harus selisih 2 angka. Namun jika kedua tim memperoleh angka yang sama atau mendekati dengan batas angka penilaian maka batas angka tersebut akan diubah hingga menjadi 30 angka. Misalnya Tim A memperoleh angka 20-20 maka Tim A harus memperoleh angka 22-20 untuk menang. Tapi jika poin pertandingan terus seri 29-29 dan tidak dapat selisih 2 angka maka pertandingan akan dimenangkan oleh Tim yang lebih dulu memperoleh 30 angka.
  • Tim yang memenangkan 2 ronde pertama dalam pertandingan maka secara otomatis akan dinyatakan sebagai pemenang. Namun jika kedua tim tersebut memperoleh angka seri dalam 2 ronde maka akan dibuat ronde ketiga yang disebut rubber game untuk menentukan tim pemenang.

2. Peraturan Pemain
Peraturan Pemain dibuat untuk para pemain, jika peraturan dilanggar maka tim tersebut tidak akan memperoleh angka dan hanya akan menambah poin lawan.
  • Apabila seorang pemain melakukan service dan posisi shuttlecock pada saat disentuh raket berada di atas ketinggian pinggang dari pemain yang melakukan servis atau salah satu bagian dari kepala raket berada pada posisi lebih tinggi dari salah satu bagian tangan pelaku servis yang memegang raket ketika shuttlecock disentuh raket. Maka service judge akan meneriakkan foul sebagai penanda dan pemain lawan yang akan mendapatkan poin atau nilai.
  • Ketika shuttlecock ditangkis dengan raket oleh pemain lalu menyentuh jaring, tiang peyangga, bagian tubuh ataupun bajunya, maka hal ini termasuk kedalam kategori pelanggaran dan poin akan diberikan kepada tim lawan.
  • Jika saat service lalu shuttlecock menyentuh dan tidak dapat melampui net, maka hal itu dianggap tidak sah. Jadi jika shuttlecock tidak dapat menyebrangi net maka poin tersebut akan diberikan kepada tim lawan.
  • Apabila pelaku service menjatuhkan shuttlecock ke bidang yang salah (bukan garis diagonalnya) ataupun keluar lapangan maka hal itu akan memberikan poin kepada lawan.
  • Kaki pelaku service yang tidak berada dalam bidang servisnya, atau kaki penerima servis yang tidak berada dalam bidang servicenya terletak bersebarangan secara diagonal.

3. Peraturan Permainan Tim Tunggal Putra Atau Putri
  • Pemain harus melakukan service pada bidang kanan apabila bila nilai pelaku service adalah 0 dan angka genap pada pertandingan seperti nilai 2, 4, 6 dan seterusnya. Service akan diubah dengan dilakukannya dari bidang kiri apabila nilai pelaku service merupakan angka ganjil seperti 1, 3, 5 dan seterusnya.
  • Kedua tim yang bertanding akan mengubah posisi atau bidang servis mereka masing-masing sesuai dengan angka yang telah dihasilkan dalam setiap pertandingan.


4. Peraturan Permainan Tim Ganda Putra Putri Dan Campuran
  • Sebelum pertandingan dimulai, wasit telah menetapkan tim mana yang akan melakukan service pertama kali. Pemain yang berada di bidang service kanan akan memulai pukulan service ke arah lawan yang berdiri dihadapannya secara diagonal.
  • Pukulan service pertama yang dilakukan selalu dilakukan dari bidang servis kanan dan setelah itu akan diubah sesuai dari nilai angka yang dihasilkan pada setiap pertandingan.
  • Hanya pemain yang menjadi berdiri secara diagonal dihadapan pemain yang melakukan servicelah yang dapat menerima bola atau shuttlecock. Jika shuttlecock hasil servis tersentuh atau dipukul oleh pemain pasangannya atau yang tidak berhadapan dengan si pemain yang melakukan servis, maka pihak yang servislah mendapat angka.

Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis (Badminton)

Dalam bermain bulu tangkis atau badminton para pemain diperbolehkan memakai teknik yang mereka kuasai untuk mencetak angka. Dan berikut ini adalah beberapa teknik dasar yang dapat dipakai oleh semua pemain bulu tangkis.

A. Teknik Memegang Raket
1. Forehand
Teknik Forehand merupakan teknik memegang raket dengan cara memegang raket dengan kelima jari saling tertutup rapat dan meletakkan posisi kepala raket secara miring atau kepala raket secara berada di posisi vertikal.

Teknik forehand dianggap dapat memudahkan pemain dalam melakukan berbagai macam pukulan. Akan tetapi tipe pegangan ini juga akan mempersulit ketika hendak melakukan pengembalian kok tepat berada di depan net.

2. Backhand
Teknik Backhand merupakan teknik memegang raket dengan cara memegang raket dengan kelima jari saling tertutup rapat tapi meletakkan ibu jari sebagai acuan dan meletakkan posisi raket secara mendatar atau kepala raket secara berada di posisi horizontal.

Teknik ini diyakini mampu memberikan kekuatan penuh saat memukul kok. Akan tetapi teknik Backhand akan lebih susah saat dipakai untuk menangkis kok yang dipukul dengan kekuatan keras terlebih lagi jika kok tersebut mengarah tepat dengan posisi tubuh kita.

B. Teknik Pergerakan Tubuh
1. Footwork (Gerakan Kaki)
Teknik Footwork merupakan sebuah metode gerakan kaki untuk mengatur kelincahan pemain. Dengan memanfaatkan teknik kelincahan ini para pemain dapat melakukan pertahanan yang sigap serta bisa menangkis serangan lawan dengan cepat.

2. Balance and Position (Poisi dan Keseimbangan)
Balance and Position menjadi teknik yang paling mendasar dalam permainan bulu tangkis. Teknik ini mewajibkan para pemain untuk memiliki keseimbangan tubuh yang sempurna supaya seluruh pergerakan anggota tubuh pemain dapat bergerak dengan efisien.

3. Hitting Position (Posisi Memukul)
Hitting Position ialah sebuah gerakan posisi tubuh saat melakukan pukulan pada shuttlecock, gerakan posisi tubuh ini juga dapat mempengaruhi kualitas pada pukulan shuttlecock.

Baca juga:

C. Teknik Memukul
1. Service
Teknik Service ialah sebuah teknik paling mendasar dalam memukul kok yang dilakukan pada saat memulai pertandingan yang harus dikuasai oleh semua pemain. Teknik Service akan berpotensi memperoleh poin jika diarahkan ke daerah lawan yang kosong atau susah dijangkau. Teknik Service yang dapat dipakai oleh pemain bulu tangkis.

1.A. Forehand Service
Forehand Pendek
Teknik service forehand pendek berarti melakukan service dengan mengerahkan sedikit tenaga saja sehingga mengakibatkan ayunan raket tidak terlalu kuat. Ketika melakukan service dengan teknik ini maka posisi jatuhnya shuttlecock tidak akan jauh dari net dan akan berada di area depan pemain lawan.

Forehand Tinggi
Teknik forehand tinggi pemain harus mengerahkan tenaga penuh pada saat melakukan service. Akibatnya, posisi jatuhnya shuttlecock akan berada sangat jauh dari net. Teknik service forehand tinggi mengakibatkan pergerakan shuttlecock akan melambung tinggi dan melewati tubuh pemain lawan lalu akan jatuh di area belakang pemain lawan.

1.B. Backhand Service
Teknik Backhand Service ini dilakukan dengan mengerahkan tenaga yang sedang dan ayunan yang sedang pula (tidak terlalu pelan dan tidak terlalu kuat). Ketika melakukan Backhand Service posisi kaki harus disesuaikan dengan tangan mana yang memegang raket. Jika yang memegang raket adalah tangan kanan maka kaki kanan berada di depan, dan kaki kiri berada di belakang.

2. Pukulan Overhead
Teknik Overhead merupakan sebuah teknik yang memanfaatkan jatuhnya arah kok yang berada di atas kepala dan memukulnya ke daerah lawan. Berikut adalah teknik yang dapat digunakan para pemain bulu tangkis untuk melakukan teknik Overhead.

2.A. Smash
Teknik Smash adalah sebuah teknik serangan dengan cara memukul shuttlecock dari atas untuk menuju ke daerah bawah lawan secara lurus, untuk memakai teknik ini diperlukan tenaga pukulan yang kuat supaya lawan tidak mampu menjangkau ataupun menangkis serangan tersebut. Teknik pukulan Smash sangat efektif apabila digunakan dengan posisi tubuh saat melompat di atas udara.

2.B. Dropshot
Jika teknik Smash menggunakan kekuatan penuh untuk memukul kok, maka teknik Dropshot adalah sebuah teknik tipuan yang seolah-olah pemain melakukan smash padahal pemain tersebut menangkis shuttlecock dengan perlahan agar mengarah ke arah lain.

Tujuan menggunakan teknik Dropshot ini adalah untuk membuat lawan terkecoh, dengan begitu pemain lawan tidak akan bisa memperkirakan lokasi jatuhnya kok.

3. Netting
Teknik Netting ialah salah satu teknik serangan dan bertahan yang paling ampuh untuk menghasilkan angka. Teknik Netting merupakan teknik bermain bulu tangkis dengan cara memanfaatkan net sebagai acuan. Pemain yang menggunakan teknik Netting berada di dekat net dan memukul kok secara halus agar susah dijangkau oleh pemain lawan.

Teknik Netting ini memerlukan fokus dan ketelitian pemain, sebab jika pemain tersebut salah dalam menerapkan teknik ini maka lawan dapat dengan mudah memperoleh poin.

4. Counter
Teknik Counter merupakan sebuah metode pertahanan untuk menangkis kok dari teknik service ataupun teknik netting. Teknik ini dipakai untuk menangkis shuttlecock yang dipukul pemain lawan dengan menggunakan kekuatan yang lemah atau lambat.

5. Underhand
Tujuan dari pukulan ini utamanya adalah untuk mengembalikan pukulan permainan netting lawan atau pukulan pendek dari lawan. Para pemain bulu tangkis memakai teknik ini sebagai mode bertahan dari serangan pukulan lawan.

Apabila ketika pemain tertekan, pemain bisa melakukan pukulan ini sebagai metode penyelamatan. Teknik Underhand dapat dilakukan dengan metode pukulan forehand maupun backhand.

Itulah materi sekolah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) tentang pembahasan lengkap mengenai pengertian, peraturan, dan teknik dasar pada permainan olahraga bulu tangkis alias badminton. Semoga artikel ini dapat membantu kalian semua untuk mengerjakan tugas sekolah dengan baik.

Comments