Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Dan Contoh Teks Persuasi

No Comment Wednesday, March 25, 2020
Penjelasan lebih dalam mengenai Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Dan Contoh Teks Persuasi Alias Persuasif dalam materi pembelajaran Bahasa Indonesia.
Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Dan Contoh Teks Persuasi

Pengertian Teks Persuasi

Teks Persuasi alias Persuasif adalah sebuah teks yang berisi tentang pembahasan suatu masalah untuk mencari perhatian orang lain (pembaca/pendengar) guna mengajak atau mendorongnya melakukan sesuatu yang diserukan oleh si pengarang (penulis/pembicara).

Sebagai tulisan yang bersifat membujuk, tulisan-tulisan yang ada di dalam teks persuasi cenderung mengandung sebuah promosi yang sedang dibutuhkan oleh si pembaca dan pendengar.

Teks Persuasi/Persuasif seringkali dipakai dalam membahas berbagai macam isu, seperti Sarana Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Politik, Agama, Bisnis dan yang lainnya.

Ciri-Ciri Teks Perusuasi

  • Mempengaruhi orang banyak untuk membahas suatu masalah tertentu.
  • Terdapat sebuah bukti atau fakta dalam pembahasannya untuk memperkuat argumen alias pendapatnya.
  • Memakai bahasa yang provokatif dan bujukan, sehingga dapat meyakinkan para pembaca/pendengar untuk melakukan ajakan si penulis/pembicara.

Struktur Teks Persuasi

Untuk menyusun sebuah teks persuasif, kita harus memperhatikan struktur yang dimiliki oleh ciri-ciri teks persuasif secara utuh untuk membuat teks persuasif yang baik dan benar.

Berikut ini adalah bagian-bagian struktur teks persuasif yang harus kita gunakan:
1. Pengenalan Isu Dan Masalah
Berisi sebuah pengantar atau penyampaian tentang masalah yang akan dijadikan sebagai topik pembahasan oleh si penulis/pembicara maupun si pembaca/pendengar.

2. Argumen/Pendapat
Bagian teks persuasi yang berisi tentang penyampaian si penulis/pembicara mengenai sebuah alasan, opini dan fakta yang berkaitan pada masalah sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk memperkuat argumen atau pendapat si penulis/pembicara.

3. Ajakan
Ajakan merupakan sebuah bagian inti utama dari teks persuasi, yaitu sebuah teks yang berisi pernyataan si penulis/pembicara untuk mengajak atau melakukan suatu tindakan tertentu yang masih berkaitan dengan masalah sebelumnya kepada para pembaca/pembicara. (Misal: Marilah, Ayolah, Berhentilah, Mari bersama-sama)

4. Penegasan
Penegasan yakni sebuah pernyataan yang berisi tentang tentang penyataan untuk menegaskan atau mengingatkan kembali atas ajakan yang telah disampaikan oleh si penulis/pembicara supaya para pembaca/pendengar untuk segera melakukan tindakan tersebut. (Misal: Maka dari itu, Oleh Sebab itu, Dengan demikian, Dengan begini)

Baca juga:

Contoh Teks Persuasi

Berikut ini adalah beberapa contoh teks persuasi/persuasif singkat namun lengkap dengan strukturnya yang dapat kalian pahami sebagai pembelajaran.

1. Contoh Teks Persuasi Singkat Tentang Kesehatan Dan Lingkungan

(Pengenalan isu) Penyakit Demam Berdarah Dengue atau yang sering disebut dengan nama DBD merupakan penyakit yang sering muncul ketika musim hujan telah tiba. Penyakit DBD juga masuk kedalam kategori penyakit yang mematikan. Pada Oktober 2019 saja telah ditemukan 110.921 kasus DBD di Indonesia.

(Argumen) Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat mengenai menjaga kebersihan lingkungan sekitar mereka. Jika hal ini terus dibiarkan maka akan semakin banyak lagi kasus DBD yang ada di Indonesia.

(Ajakan) Untuk mengatasi masalah tersebut, mulai sekarang marilah kita melakukan pola hidup sehat untuk pencegahan DBD dengan membersihkan lingkungan sekitar, menggunakan obat pembasmi nyamuk, menggunakan lotion anti nyamuk. (Penegasan) Maka dari itu, biasakan menjaga kebersihan lingkungan agar kita dapat hidup dengan sehat.

2. Contoh Teks Persuasi Singkat Tentang Pendidikan

(Pengenalan isu) Kenakalan para remaja saat ini telah menjadi kekhawatiran dunia pendidikan di Indonesia yang harus diwaspadai oleh para wali murid dan guru. (Argumen) Pasalnya data tawuran pelajar pada 2019 meningkat menjadi 14% dari tahun sebelumnya 2018 yaitu sebesar 12,9%.

Hal ini sangat miris sekali, mengingat data kenakalan para remaja semakin meningkat tentu saja hal ini dapat merusak para generasi bangsa sehingga nantinya akan sulit untuk mencari putra-putri bangsa terpelajar dan berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia.

(Ajakan) Jadi mulai sekarang marilah kita yang memiliki sebagai orang tua dan guru harus melakukan pengawasan dan pengarahan serta selalu memberikan dukungan penuh kepada anak supaya mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang cukup untuk menciptakan keharmonisan keluarga. (Penegasan) Dengan demikian generasi muda bangsa Indonesia dapat menciptakan generasi penerus yang terbaik.

Comments